Rabu, 12 Juni 2013

Tugas Komunikasi Massa (3) Disfungsi



Disfungsi
Berita disfungsi ini sering terjadi di surat kabar yang beredar di daerah masing masing. Sudah tercantum di pasal 8 bahwa wartawan Indonesia dalam memberitakan kejahatan susila  (asusila) tidak merugikan pihak korban, seperti “dicabuli, perkosa, digagahi. Seharusnya kata kata tersebut diganti dengan =”tindak asusila”= , reproduksi kekerasan ( jurnalisme gender).
Dan juga wartawan harus mempunyai sifat santun dalam mewawancarai atau dalam suatu peliputan, dan wartawan juga tidak  harus bersifat konfrontasi terhadap narasumber. Dan diharapkan bagi wartawan jika ada berita yang termasuk merugikan pembaca dan korban seperti membajak semua yang ditulis polisi dalam suatu wawancara dengan korban kejadian dengan sedetile detilenya mungkin. Itu bisa menimbulkan dampak negative bagi pembaca dan korban. Sebaiknya wartawan menulis berita supaya kejadian tersebut tidak terulang kembali, bukan membuat berita yang bisa diikuti pembaca.
Disfungsi media ini dapat menyebabkan kepanikan masyarakat pada informasi atau berita yang disebarkan oleh media. Hal ini juga bisa terjadi bila media melakukan penekanan yang berlebihan pada suatu isu yang disajikan. Misalnya isu formalin dalam contoh artile berita tersebut juga menyebabkan pengusaha atau pedagang makanan yang tidak menggunakan formalin terkena imbas pemberitaan tersebut.




Tugas Komunikasi Massa (2) Makalah





TUGAS KOMUNIKASI MASSA
BENTUK BENTUK KOMUNIKASI MASSA DI BENGKULU
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8RQlp_yBUHJxoC69tGycCMTRbnU1_oUyKnqc9AnSoe9ztmrMlMWrAUiE17GYkLo6V48d0LigToE99nvmxqlqGmD_Ke4VYKvIAwqnB0HaWO8tedyxcCdn62_EWOOHuL3pkEe6k2BDNKWs/s1600/logo_unib250.png

Disusun Oleh
Tri Mulyani




PROGRAM STUDI DIII JURNALISTIK
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS BENGKULU
2013
 
KATA PENGANTAR 

Puji syukur kehadirat Allah SWT. karena dengan rahmat dan karunia-Nyalah sehingga Penyusunan Makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini merupakan syaratuntuk mendapatkan nilai mata kuliah KOMUNIKASI MASSA. Selesainya penyusunan ini berkat bantuan dari berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini kami sampaikan terima kasih kepada dosen pembimbing yang telah membantukami dalam menyelesaikan pembuatan makalah ini dengan sebaik mungkin.Kami menyadari ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saranyang sifatnya konstruktif sangat diharapkan oleh penulis. Akhirnya kami berharap semoga ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. Terima kasih.

                                               





Penulis

Tri Mulyani





 
BAB I
 PEMBAHASAN

A.    Latar Belakang
Menurut istilah komunikasi berasal dari bahasa inggris communication. Katacommunication itu sendiri berasal dari bahasa latin communication, yang bersumber dari katacommunis yang berarti sama. Sama disini maksudnya adalah sama makna.Jadi komunikasi adalah proses penyampaian informasi, makna dan pemahaman dari pengirim pesan kepada penerima pesan atau suatu kegiatan mengajukan pengertian yang diinginkan dari pengirim informasi kepada penerima informasi dan menimbulkan tingkah lakuyang diinginkan penerima.Apa bila dua orang terlibat dalam komunikasi, misalnya dalam percakapan, makakomunikasi akan terjadi salama ada kesamaan makna mengenai apa yang dipercakapkan.Persamaan bahasa yang dipergunakan, belum tentu mengerti makna yang di bawakan oleh bahasa tersebut. Percakapan dapat dikatakan komunikatif apabila keduanya mengerti bahasayang dipergunakan dan mengerti makna dari bahan yang disampaikan.


BAB II
PEMBAHASAN

A.    BENTUK KOMUNIKASI

Komunikasi intrapribadi/intrapersonalKomunikasi intrapribadi adalah komunikasi yang terjadi didalam diri individu. Komunikasitersebut akan membantu seseorang atau individu agar kita sadar akan kejadian yang ada disekitarnya. Misalnya kita sedang melamun, berfikir, berarti kita sedang melakukankomunikasi intrapribadi, berbicara dalam hati dll.2.

Komunikasi interpribadi/interpersonal Komunikasi interpersonal adalah salah satu bentuk komunikasi yang paling efektif dankomunikator dapat langsung bertatap muka sehingga stimulus yakni pesan atau informasiyang di sampaikan komunikan, langsung dapat di respon atau ditanggapi pada saat itu juga.Penyampaian pesan dari seseorang kepada orang lain, bersifat dua arah, secara verbal ataunonverbal.3.

Komunikasi massa.

PengertianMenurut Joseph A.devito, komunikasi massa adalah komunikasi yang di tujukan kepadakhalayak banyak, kepada pendengar yang luar biasa besar. Pendengar yang di maksuddisini bukan semua atau setiap orang yang membaca atau menonton televisi melaikan jumlah penontan yang besar dan umumnya agak sulit di definisikan. Atau, komunikasiyang di perantai oleh alat trasimisi audiovisual. Bentuk komunikasi massa kemungkinan paling mudah dan logis adalah : televisi, radio, surat kabar, majalah, film, buku, kaset. b.

Ciri-ciriCiri-ciri dari komunikasi massa adalah berlangsung satu arah, media massamenimbulkan keserempakan , komunikan komunikasi bersifat heterogen.4.

Komunikasi antar kelompok Komunikasi ini terjadi antara seseorang atau sejumlah orang yang berkumpul bersamadalam kelompok. Dalam komunikasi antar kelompak, ada dua tahap aktifitas untuk melaksanakan pendekatan yaitu :
 
1.      Tahap gagasan : tahap ketika individu antar kelompok saling mengemukakangagasannya, berkomunikasi, untuk membahas atau memecahkan masalah yang dihadapi.Modal utama adalah keinginan bersama.
2.      Tahap emosinal social : anggota kelompok saling menenggang rasa untuk membina persatuan dan keutuhan antar pribadi dalam kelompok. Pada tahapan ini kelompok menyadari tanggung jawab serta perjuangan bersama, mengorbankan tujuan dankepentingan pribadi. Sifat komunikasi tersebut seperti komunikasi antar pribadi namundalam skala yang besar. Dua kelompok dalam komunikasi antar kelompok, yaitukelompok kecil (kelompok dengan anggota yang jumlah nya terbatas, formal danterorganisasi) biasanya terlembaga sadangkan dalam kelompok basar jumlah anggotanya banyak.
Bentuk – Bentuk Komunikasi Massa di Provinsi Bengkulu
Surat Kabar (Bengkulu Express)
Harian Bengkulu Ekspress 1.Sejarah singkat Surat Kabar Bengkulu Ekspress hamper bersamaan dengan gerakan reformasi, tepatnya tanggal 2 november 1998. Perusahaan Pers dengan SIUPP (Surat Izin Usaha Penerbitan Pers) No. 367/SK/MENPEN/SIUPP/1998 itu bergerak dibawah naungan PT Bengkulu Sinar Grafika dan beralamat di Jalan Basuki Rahmat No. 5 Kota Bengkulu. Awalnya Surat Kabar ini terbit dengan format Tabloid sebanyak 16 halaman dan waktu terbitnya seminggu sekali. Setiap halaman full colur menyajikan berita-berita politik. Harga Tabloid Bengkulu Ekspress waktu itu adalah Rp. 1.250/eksemplar dengan oplah rata-rata 3000 eksemplar setiap terbit. Surat Kabar Bengkulu Ekspress dengan format Tabloid hanya bertahan selama 12 edisi (12 minggu). Setelah itu, Bengkulu Ekspress berubah format menjadi surat kabar yang menyerupai koran harian. Selain format, jumlah halaman, waktu terbit, arah pemberitaan, harga dan oplah Surat Kabar Bengkulu Ekspress juga ikut berubah. Pada masa ini, surat kabar Bengkulu Ekspress terbit 8 halaman dengan pemberitaan dominan kriminal dan terbit 2 kali seminggu yaitu hari Senin dan Kamis. Harganya Rp. 1000/eksemplar dengan oplah rata-rata 8000 eksemplar setiap terbit. Meskipun belum terbit setiap hari, Surat Kabar Bengkulu Ekspress sangat dinanti masyarakat Provinsi Bengkulu. Dengan kata lain, surat kabar itu cukup sukses menempatkan diri sebagai salah satu surat kabar ternama di Provinsi Bengkulu setelah Harian Rakyat Bengkulu. Kesuksesan itu tidak terlepas dari kerja keras dan jerih payah para pengasuhnya, seperti : Ardiansyah SH selaku Pimpinan Redaksi dan Tirtonadi Sinaga SE selaku General Manager (GM) yang masing-masing menjabat kurang lebih selama setahun (1998-1999). Setahun berikutnya, kepemimpinan beralih pada Shahril Syahidir SPd selaku Pimpinan Redaksi dan Mutia Amperiana SH selaku General Manager (1999-2000). Namun pada 28 Februari 2001, Surat Kabar Bengkulu Ekspress ditutup atau divakumkan untuk sementara waktu dengan alasan managemen perusahaan. Surat Kabar Bengkulu Ekspress bengkit kembali untuk menjumpai pembacanya, terhitung 4 April 2005. Kali ini, Bengkulu Ekspress sudah menjadi Surat Kabar Harian dengan visi dan misi serta perwajahan baru. Arah pemberitaan Bengkulu Ekspress lebih pada dunia pendidikan dan bisnis dengan jumlah halaman ditingkatkan menjadi 12 dan 16 halaman (disesuaikan kebutuhan). Posisi General Manajer dijabat Mutia Amperiana, SH sedang Pimpinan Redaksi dipegang M. Firdaus. Alamat kantor Surat Kabar Bengkulu Ekspress yang sebelumnya di Jalan Basuki Rahmat juga ikut berubah. Kini Surat Kabar Harian itu menempati ruko tiga lantai yang terletak di Jalan Jati No. 18 Kota Bengkulu. Sejak bulan Oktober 2005 hingga saat ini General Manager (GM) Surat Kabar Harian Bengkulu Ekspress dijabat oleh Sukatno SPd. Di tahun 2007, Pimpinan Redaksi dijabat Rizani Oktafiansyah. Sementara M Firdaus dipercaya sebagai Pimpinan Perusahaan. Pada Januari 2012, jabatan Pimpinan Redaksi dipercayakan kepada Suhardi Marabili. Untuk menjadikan Bengkulu Ekspress sebagai surat kabar yang mampu mengguguli surat kabar lain di Provinsi Bengkulu umumnya, manajemennya dikelola secara professional dibawah naungan Group Sumatrera Ekspress/ PT Wahana Semesta Merdeka bekerjasama dengan Jawa Pos Group. Selain menyajikan berita-berita tentang dunia pendidikan, ekonomi/promosi dan bisnis, Harian Bengkulu Ekspress juga menyajikan berita-berita nasional, regional dan lokal yang berisi berbagai informasi dari semua aspek kehidupan. Di tahun 2010, Harian Bengkulu Ekspress menempati gedung baru yang diberi nama Graha Pena Bengkulu Ekspress. Gedung 3 lantai tersebut berlokasi di Jalan Jati No 129 (Simpang Skip) Kota Bengkulu. 2. Visi, Misi dan Motto •Visi Menjadi agen perubahan, dalam membangun masyarakat Bengkulu yang harmonis, aman dan sejahtera dengan mewujudkan bengkulu ekspress sebagai market leader di provinsi bengkulu melalui optimalisasi sumber daya serta sinergi bersama mitra strategis. •Misi Menjadikan Harian Bengkulu Ekspress sebagai agen perubahan dalam membangun masyarakat Bengkulu yang peduli terhadap dinamika demokrasi, pendidikan, politik, ekonomi serta sosial budaya daerah. Mewujudkan Bengkulu Ekspress sebagai market leader di Provinsi Bengkulu melalui optimalisasi sumber daya serta sinergi dengan mitra strategis. •Motto Barometer Kemajuan Provinsi Bengkulu 3. Penerbit Penerbit : PT Media Bengkulu Ekspress Bahasa : Indonesia Jumlah Terbit : 7 x seminggu (Pagi Hari) Jumlah Halaman : 24 halaman Ukuran Kolom : 7 kolom x 540 mm Percetakan : PT Bengkulu Sinar Grafika Press Bank : PT Bank Muamalat Bengkulu Rek No 431.00018.10 4. Distribusi Kota Bengkulu : 11.700 eks Bengkulu Selatan: 5.600 eks Bengkulu Utara : 4.350 eks Rejang Lebong : 5.350 eks Kab. Kaur : 1.150 eks Kab Kepahiang : 1.350 eks Kab Seluma : 795 eks Kab Lebong : 790 eks Mukomuko : 3.200 eks Bengkulu Tengah : 1.200 eks Total Oplah : 35.485 eks 5. Profil Pembaca Usia 0 – 20 tahun : 10 % 21 – 29 tahun : 40 % 30 – 39 tahun : 40 % 50 – ke atas : 10 % Pendidikan SD – SMP : 20 % SLTA : 45 % UNIV/Akademi : 35 % Penghasilan 0 – 1 juta : 15 % 1 juta – 3 juta : 45 % 3 juta – keatas : 40 % Profesi Pengusaha/Wirausaha : 30 % Karyawan/Pegawai : 35 % Mahasiswa/Pelajar : 20 % Masyarakat Umum : 15 % Jenis Kelamin Pria : 60 % Wanita : 40 % 6. Ukuran Kolom 1 kolom : 43 mm 2 kolom : 90 mm 3 kolom : 137 mm 4 kolom : 184 mm 5 kolom : 231 mm 6 kolom : 278 mm 7 kolom : 325 mm 7 Tarif Iklan Hitam Putih/BW : Rp 23.000 Warna/FC : Rp 35.000 Iklan Lelang : Rp 25.000 Hal 1 (FC) : Rp 70.000 Hal 1 (BW) : Rp 50.000 Iklan Baris : Rp 150.000/bulan 8 Alamat Kantor Kantor Pusat Graha Pena Bengkulu Ekspress Jalan Jati No 129 Kota Bengkulu Telp (0736) 20409 Fax (0736) 26390 Email : be_barometer@yahoo.co.id dan be_plus1@yahoo.com Perwakilan Jakarta Graha Pena Indopos Lt 6 Jl Raya Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan 12210 Telp 081310000130 (Buhori) Fax (021) 53699576-82 Fax (021) 53651427 9. Event Organizer Bengkulu Ekspress memiliki Even Organizer yang profesional, berpengalaman dan mampu menyelenggarakan event berskala daerah maupun nasional. 10. Website Bengkulu Ekspress memiliki website terupdate dan dikelola secara profesional. Website ini menyajikan berita-berita di Provinsi Bengkulu maupun nasional dan internasional. Website tersebut dapat dikunjungi pada www.bengkuluekspress.com

Radio (RRI)
Sampai dengan tahun 1967 di Daerah Bengkulu belum memiliki satu stasiun radio pun . Disadari untuk mempercepat komuniasi dan informasi diperlukan stasiun Radio . Pembangunan stasiun RRI persiapan dirintis dengan pembentukan Panitia 24 Maret 1967 menjelang diresmikannya propinsi Bengkulu tanggal 12 April 1967 . Panitia persiapan berupaya menghimpun dana dengan melakukan koordinasi dengan Kepala RRI Palembang dan Direktorat Radio Di Jakarta . Lama proses dan tahapan yang ditempuh untuk sampai pada peresmian RRI Bengkulu pada 29 Desember 1975 .
Persiapan pendirian RRI bengkulu yang dimulai tahun 1967 terus bergerak . Pamasangan Instalasi RRI persiapan Bengkulu dilakukan 2 Agustus 1967 oleh sebuah Tem yang terdiri dari Moh.Ali dan M.Toni dari RRI Palembang serta Mislan Suwardi dari HUBDAM IV Sriwijaya . Pamasangan antena dan intalasi dilakukan oleh Team di bekas kediaman Bung Karno Jln Anggut Atas dan sekarang dikenal dengan nama Jl Sukarno-Hatta . Akhirnya pada 5 Agustus siaran percobaan RRI Persiapan Bengkulu mengudara dengan pemancar menggunakan gelombang 80,64 meter frekwensi 3.720 Kcl perdetik . " Inilah Siaran Percobaan RRI Persiapan Studio Bengkulu " .
Dengan bantuan Pemerintah Daerah Propinsi Bengkulu , maka kualitas siaran yang mengudara dengan pemancar 150 watt semakin bagus . Gubernur menginginkan Stasiun Persiapan RRI Bengkulu diresmikan menjadi RRI Persiapan Bengkulu dan dilakukan pada tanggal 1 April 1969 bertepatan dengan dimulainya Repelita Pertama . RRI Persiapan Bengkulu dipimpin oleh Amran Hamid BE mengudara dengan berbagai acara siaran untuk melayani masyarakat Bengkulu . Pada  17 April 1973 , Amran Hamid digantikan oleh H.Adnan Ilyas berdasarkan SK Gubernur Bengkulu . H.Adnan Ilyas diberi wewenang mengangkat pegawai Harian Organik untuk menjalankan roda siaran RRI Persiapan Bengkulu . Departemen Penerangan RI dalam hal ini Direktorat Radio  mulai menangani  pendirian RRI Bengkulu dengan melakukan langkah-langkah seperti pembangunan gedung pemancar dan studio. Untuk sementara RRI Persiapan Bengkulu yang tadinya mengudara dari bekas rumah kediaman Bung Karno pindah ke jalan Ahmad Yani di rumah seorang warga Bengkulu . Dari sini RRI persiapan bengkulu yang mengudara dengan kekuatan pemancar MW 1 Kw merambah siarannya ke berbagai wilayah di Daerah Bumi Raflesia ini .
Pembangunan komplek pemancar dilaksanakan di Desa Surabaya , sedangkan Gedung RRI di Jalan S.Parman sekarang . Selesainya gedung pemancar  diikuti dengan peresmian RRI Stasiun Bengkulu tanggal 29 Desember 1975 oleh Direktur Radio Abdul Hamid , sekaligus melantik Kepala Stasiun RRI Bengkulu pertama Sjarief Sjaaf , sedangkan untuk pengelolaan Administrasi didatangkan staf dari Padang Mahdi Sjukri Bsc . Dalam perjalanan RRI Stasiun Bengkulu jumlah karyawan terbatas , sehingga Direktorat Radio pada tahun 1976 mendrop lagi seorang staf yaitu Wahab Saman yang baru menyelesaikan studinya di AKPEN . Sambil menunggu selesainya pembangunan gedung RRI di Jalan S Parman ( Padang Jati ) RRI Bengkulu tetap mengudara di rumah pribadi Pak Zainal sampai tahun 1977.
Sejumlah nama yang tidak boleh dilupakan dalam sejarah berdirinya RRI bengkulu mulai dari RRI Persiapan adalah  Syarief Syaaf , Mahdi Syukri Bsc , Suradel, Kahal Ahdi , Nasrul, Rosni , Mulyawarman , Erry , Wahab Saman. Juga dalam RRI persiapan ada nama Amran Ahmadi BE dan Adnan Ilyas . Tenaga penyiar waktu itu adalah Johan Syafri ,Arifin Ahmad ,Mahdi Syukri , Kencanawati , Sofia Agustina , Ramli Effendi , Indra Buna Ya , A Wahab Samman , Azkan Effendi Salam , Rose Furgery , Muchrizal Muhtar , Roy Hutahayan , Asnimar Ahmad , Huzaifah , Dewi Rahman ,.
Sedangkan tenaga tehnik adalah Sofyan , Wisnul Hadi , Hasan Anani , Sumardhi , M.Aris Thalib , AzwarEffendi ,Ali Amran , Suhardi Suhaemi , Jufri Isral M.Noor, Nasrul R dll .Tenaga pemberitaan adalah  Djasmin Burniat , A.Wahab Samman , Sjawiruddin Effendi , Ibnu Hajar , Azkan Effendi Salam dan Manarsyah .
Sejak berdirinya secara resmi RRI Stasiun Bengkulu dipimpin oleh Syarief Saaf , H.Hanafi Umar , Hamdan Syabeni , Hasundutan Hutabarat , Yusran Abubakar , Abu Halim , Musdar Aplus , Bochri Rachman , Natsir Isfa , Baldwin Silitonga dan Eddy Supakat  ( Sumber Buku  60 Tahun RRI ).( Infosketsa) )
BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan

BENTUK KOMUNIKASI

·         Komunikasi intrapribadi/intrapersonal : Komunikasi intrapribadi adalah komunikasiyang terjadi didalam diri individu.

·         Komunikasi interpribadi/interpersonal : Komunikasi interpersonal adalah salah satu bentuk komunikasi yang paling efektif dan komunikator dapat langsung bertatap muka

·         Komunikasi massa



Laporan Hasil Wawancara 4 fungsi Media



Laporan Hasil Wawancara 4 fungsi Media
Radio Swasta
1.      Sumber Radio Flamboyan FM (16.00 WIB, Selasa). 07 april 2013
Narasumber Imam. (staf teknis)
            Menurut hasil wawancara saya kepada bapak imam di Radio Flamboyan FM, beliau menyatakan bahwasannya media radio mereka sudah memenuhi fungsi hiburan saja, dikarenakan Radio mereka tidak menyiarkan berita, atau hal selainnya dan tidak membuat berita sendiri, karena berita tersebut sudah di siarkan langsung kepada KBR.
Fungsi hiburan ini mencangkup siaran warung dangdut, dan acara kirim kirim sms atau kirim kirim salam. Dan pemutaran lagu yang diminta oleh para pendengar dikirim melalui sms, Radio ini mempunyai 9 karyawan, yang berdiri sejak tahun 1981.
Jadi, Radio Flamboyan ini hanya menggunakan Fungsi Hiburan Saja, dan belum menggunakan empat fungsi media.
Radio komunitas
2.      Sumber Radio Jazira Universtas Muhammadiyah Bengkulu (UMB). Selasa 07 April 16.45 WIB
Narasumber Solehan.
Dalam wawancara saya kepada bapak solehan menyatakan bahwasannya Radio Jazira
UMB ini mempunyai,
ü  Fungsi pengawasan :  yang kebijakannya dipedulikan kepada masyarakat, fungsi ini
mereka tidak turun langsung, namun mereka hanya mengontrol saja. Dan Jazira sendiri menjelaskan bahwasannya respon masyarakat terhadap Radio Jazira itu sendiri sangat baik.  
ü  fungsi hiburan : Jazira lebih mendominisasikan fungsi hiburan yang banyak dinikmati
oleh masyarakat pendengar, dengan melalui sms dan di acara hiburan ini juga sering menyiarkan lagu lagu yang disukai oleh para pendengar, dan diselipkanlah dalam hiburan ini dengan informasi-informasi yang berkaitan dengan pendengar dan masyarakat.
            Jadi radio ini hanya menggunakan 2 fungsi yaitu Fungsi Pengawasan dan Fungsi Hiburan.

(radio kelompok)
3.      Sumber Radio Suara Universitas Bengkulu (UNIB), Rabu 08 April 2013
Narasumber Angga.
Dalam pengakuan Suara Unib dalam hasil wawancara, bahwasannya Suara Unib telah melaksanakan fungsi pengawasan kalau dari mereka sendiri mempunyai
ü  Fungsi pengawasan: pengawasan ini termasuk dengan antar budaya,  tentang budaya, dan adat istiadat bengkulu, radio ini juga mengawasi tentang budaya masyarakat yang mereka miliki dan menampung apresiasi seluruh pendengar.
ü  fungsi kolerasi : dari Suara Unib sendiri telah melakukan kerja sama dari badan peserta fisik versus pertanian itu juga dilaksanakan dari pemerintah.
ü  Fungsi hiburan : sudah jelas mereka  telah melaksanakan dengan adanya berbagai macam jenis hiburan yang sering disiarkan melalui Suara Unib, seperti kirim sms dengan format nama, alamat salam-salam dan pilih lagu yang mereka inginkan, dan pemutaran lagu-lagu.
Terkait dengan berita, radio ini juga menyiarkan seperti Nesws kepada pendengar informasi tentang fenomena-fenomena, dan berita yang menyangkut tentang masyarakat dan juga menyiarkan informasi kepada para pendengar Radio Suara Unib.
Jadi, Suara Unib hanya menggunakan Fungsi Pengawasan, fungsiu Korelasi dan Fungsi Hiburan, dan juga menyiarkan Berita.
(radio swasta)
4.      Sumber Radio Sehati FM, Rabu 08 April 2013
Di Radio Sehati tentang melaksanakan fungsi media.
ü  fungsi pengawasan: media itu sudah terjalan dengan baik karena banyak pengawasan dengan masyarakat dan juga media harus menjalankan pengawasan juga, dengan melaksanakan pemberitaan informasi. Dan cukup memantau saja.
ü  Fungsi kolerasi: media ini juga pernah bekerjasama dengan KBR di Jakarta.
ü  Fungsi hiburan : sudah jelas Sehati sudah melaksanakannnya dengan berbagai hiburan, namun terkait dengan fungsi control sosial Sehati tidak menyiarkan lagu yang menyimpang seperti lagu “Hamil Duluan”. Hiburan mereka juga sama seperti radio lainnya dengan cara sms atau dengan tlfon. Dan juga memutar lagu atas permintaan para pendengar.
jadi, radio ini hanya menggunakan Fungsi Pengawasan, Fungsi Korelasi dan Fungsi hiburan saja.
Tv swasta
5.      Sumber ESA TV, 16 Mei 2013 15.00 WIB
Narasumber Buyung bontal
Dalam pengakuan ESA TV bhwasannya mereka sudah menggunakan fungsi :
ü  Fungsi control sosial:  Esa tv juga  mempunyai budaya tanpa batas berkosentrasi dengan budaya dan pendidikan, dan juga pertukaran anatar pelajar dan mempunyai binaan pondok pesantren itu salah satu kegiatan sosial.
ü  Fungsi hiburan : itu lebih banyak seperti dengan berhubungan humanbody seperti acara, bingkai wisata dan sekitar kita, bukan hanya ke News yang membuat opini kepada masyarakat. Esa tv juga mengaku tidak pernah melanggar kata-kata atau berita yang tidak pantut untuk disiarkan.
Dan terkait dalam pemberitaannya dalam siaran berita, mereka mengaku juga tidak pernah melanggar dengan menyiarkan pemberitaan yang tidak perlu untuk diberitakan.
Jadi, media ini hanya menggunakan Fungsi control sosial dan Fungsi Hiburan yang berdominan News.
(radio pemerintah)
6.      Sumber Radio Republik Indonesia (RRI)
Narasumber Azwar (petugas RRI)
            Dalam penjelasanny RRI suda mencangkup fungsi :
ü  Fungsi pengawasan : mereka melakukan dengan acara penyiaran informasi yang terkait dengan masyarakat secara cepat baik itu budaya sosial, kesehatan, pendidikan, dan pengetahuan umum. Radio ini juga memberikan pelayanan informasi terpecaya.
ü  Fungsi hiburan : radio ini juga menyiarkan berbagai macam hiburan dengan lagu lagu yang mereka putar untuk memberikan hiburan bagi pendengar.
Jadi, radio ini hanya menggunakan 2 fungsi yaitu fungsi pengawasan dan fungsi hiburan.
(TV Nasional)
7.      Sumber TV TVRI Nasional
Narasumber Widodo
Dalam pengakuannya TV ini telah menggunakan fungsi:
ü  Fungsi control sosial: yang melakukan memberikan semua sisi kehdupan sosial seperti mengangkat apresiasi penduduk Bengkulu yang menentang atau mendukung program pemerintah. Dengan menayangkan berbagai macam diskusi, masukan kritikan kepada pejabat-pejabat tinggi yang menguasai Bengkulu ini.
ü  Fungsi Hiburan: media ini hanya menampilkan siaran nyanyian dengan alunan gendang, seruling dan masih menggunakan alat music daerah, yang bisa menghibur penonton dan masyarakat.